Sumber Data & Transparansi

RIAUWATCH mengumpulkan data dari sumber terbuka dan terpercaya untuk memberikan gambaran kondisi lingkungan Provinsi Riau. Berikut detail setiap sumber yang kami gunakan.

Pernyataan Penting

RIAUWATCH adalah platform independen yang dikelola oleh komunitas. Platform ini BUKAN situs resmi pemerintah, bukan lembaga resmi, dan bukan layanan darurat.

Untuk informasi resmi dan respon darurat, silakan hubungi:

Data yang ditampilkan bersifat informatif dan tidak menggantikan penilaian profesional. Selalu verifikasi dengan sumber resmi sebelum mengambil keputusan.

Peta Basemap: OpenFreeMap

Peta dasar menggunakan OpenFreeMap, layanan peta vektor yang sepenuhnya open-source dan gratis.

Lisensi: OpenFreeMap dilisensikan di bawah MIT License — gratis untuk penggunaan komersial dan non-komersial tanpa batasan. Data peta berasal dari OpenStreetMap dan dilisensikan di bawah Open Database License (ODbL).

Atribusi: Atribusi ditambahkan secara otomatis oleh MapLibre GL JS. Atribusi lengkap:

OpenFreeMap © OpenMapTiles · Data from OpenStreetMap © OpenStreetMap contributors

Sumber Data Aktif

Metodologi & Keterbatasan

Titik Panas (Hotspots): Data berasal dari sensor satelit VIIRS (Suomi NPP/NOAA-20) dan MODIS (Aqua/Terra). Titik panas menunjukkan anomali suhu permukaan yang terdeteksi satelit — ini adalah indikasi, bukan konfirmasi kebakaran. Banyak faktor yang dapat menyebabkan false positive, termasuk kilang minyak, industri, atau refleksi matahari.

Kualitas Udara: Data dari stasiun pemantau terdekat yang terhubung melalui OpenAQ. Ketersediaan data tergantung pada jaringan stasiun pemantau yang terbatas di Provinsi Riau. Nilai yang ditampilkan adalah pembacaan terdekat dan mungkin tidak mewakili kondisi di seluruh kabupaten.

Cuaca: Data dari Open-Meteo, yang mengkombinasikan model cuaca numerik dengan data observasi. Akurasi berkurang seiring bertambahnya horizon prakiraan.

Risiko Kebakaran: Model berbasis aturan (rules-v0.1) yang mengkombinasikan jumlah titik panas, tren, kondisi kekeringan, dan vegetasi. Skor bersifat indikatif dan memerlukan validasi lapangan.